Dr. Mohammad Musa’ad menyempatkan diri untuk berdiskusi dan bertukar pikiran serta berbagi informasi terkait dengan ICMI. Dalam kesempatan tersebut, beliau didampingi oleh Ketua Majelis Pengurus Wilayah ICMI Papua Selatan, Dr. Ahmad Alimuddin, bersama Sekretaris dan Ketua Badko Muslim Papua.
Dalam pertemuan itu, Ketua ICMI PPS berharap masukan dan pencerahan dari Dr. Musaad sebagai senior di Lembaga ini untuk memperkuat hubungan kelembagaan ICMI di Papua Selatan sehingga dapat berguna memperluas jejaring serta memperkuat kolaborasi strategis.
Dr. Muhammad Musa’ad juga menyampaikan sejumlah pengalaman dan strategi dalam menjalankan roda organisasi ICMI di Papua. Beliau menekankan bahwa ICMI memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap kemajuan umat, memperkuat hubungan lintas agama, mendorong pertumbuhan UMKM, serta mengembangkan berbagai sektor pembangunan masyarakat di wilayah Papua Selatan.
Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya kembali pada visi dan misi besar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), yaitu membangun masyarakat madani yang berkeadaban, beriman, dan berilmu, serta mewujudkan peran strategis cendekiawan muslim dalam pembangunan bangsa. ICMI hadir untuk mengintegrasikan nilai keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan dalam satu kesatuan gerak, dengan tujuan besar menciptakan kemajuan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui dialog dan kolaborasi lintas sektor, ICMI diharapkan mampu menjadi wadah bagi lahirnya gagasan-gagasan solutif, inovatif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat dan bangsa, khususnya di tanah Papua Selatan.
Menutup perjumpaan dan diskusi hari itu, Dr. Muhammad Musa’ad menyampaikan tiga pesan penting bagi seluruh pengurus dan anggota ICMI:
1. Karakter Khairu Ummah — menjadi yang terbaik di antara umat manusia, dengan semangat untuk berbuat dan memberi manfaat sebesar-besarnya.
2. Karakter Uswatun Hasanah — menjadi teladan yang baik bagi sesama, menampilkan integritas dan keteladanan dalam setiap peran dan tanggung jawab.
3. Karakter Rahmatan lil ‘Alamin — membawa manfaat, kedamaian, dan kasih sayang bagi seluruh alam, lintas suku, agama, dan golongan.
Pesan tersebut menjadi refleksi nilai-nilai dasar yang hendaknya melekat dalam diri setiap cendekiawan muslim, agar keberadaan ICMI benar-benar menjadi rahmat bagi masyarakat dan bangsa.










0 comments:
Posting Komentar